Wednesday, July 29, 2020

[REVIEW BUKU] Cantik Itu Luka, Tentang Para Perempuan yang Dikisahkan Dari Sisi Berbeda


Sepanjang membaca novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan, saya selalu dibuat kagum dengan karakter para perempuan-perempuan didalamnya. Novel yang mengambil alur maju mundur ini mengangkat kisah mengenai Dewi Ayu, seorang wanita yang memiliki kecantikan yang luar biasa dan mengabdikan dirinya untuk menjadi pelacur. Sepanjang hidupnya, Dewi Ayu memiliki empat orang anak perempuan, tiga diantaranya menjadi wanita-wanita yang mewarisi kecantikannya, dan satu anak terakhirnya memiliki wajah yang sangat buruk rupa hingga orang-orang yang tahan untuk menatapnya.

Membaca novel ini bagaikan membaca kisah mengenai para perempuan dari sisi yang berbeda dari biasanya. Ketika biasanya kecantikan merupakan sebuah anugerah yang didambakan oleh setiap wanita, namun tidak bagi Dewi Ayu dan anak-anaknya. Dari novel ini, saya menyadari bahwa cantik bisa direpresentasikan secara berbeda.

Cantik Itu Luka juga memiliki alur yang membuat saya kagum. Semua kisah dalam buku ini diceritakan seolah memiliki jalan cerita masing-masing namun pada akhirnya semuanya saling memiliki benang merah pada satu peristiwa, bahkan alasan Dewi Ayu menjadi pelacur yang ternyata berkaitan dengan kondisi sosial di masa itu dan cerita yang ia dapatkan mengenai leluhurnya di masa lalu.

Saya juga selalu dibuat jatuh cinta dengan setiap tokoh di novel ini dengan karakter-karakter mereka yang tidak biasa. Dewi Ayu, Alamanda, Adinda, Maya Dewi, Si Cantik, Nurul Aini, Rengganis, semuanya adalah wanita-wanita cantik, kuat, dan pemberani. Begitu pula dengan para tokoh pria di sekeliling mereka yang meskipun terkesan sering kurang ajar, namun tetap memiliki karakter yang unik dan khas sehingga membuat saya jatuh cinta pada mereka.

Intinya, novel Cantik Itu Luka merupakan salah satu novel terbaik yang pernah saya baca memang menjadi salah satu karya sastra terbaik Indonesia. Berikut beberapa kutipan dari novel Cantik Itu Luka yang paling saya ingat :

“kawin dengan orang yang tak pernah dicintai jauh lebih buruk dari hidup sebagai pelacur”

No comments:

Post a Comment

[REVIEW BUKU] Cantik Itu Luka, Tentang Para Perempuan yang Dikisahkan Dari Sisi Berbeda

Sepanjang membaca novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan, saya selalu dibuat kagum dengan karakter para perempuan-perempuan didalamnya....